Aplikasi MaxiGrow pada tambak Udang Windu & Bandeng

Aplikasi MaxiGrow pada tambak Udang windu dan ikan Bandeng.

PENGOLAHAN LAHAN TAMBAK

Sebelum tanah dibalik,semprotkan MxiGrow (telah dicampur dengan air) pada lahan secara merata. Tahap ini diperlukan 2 liter MaxiGrow tiap hektarnya. Kemudian balik tanah dengan cara dibajak atau dicangkul,biarkan sampai mengering,apabila tidak mungkin untuk dikeringkan maka tebarkan dolomite halus. Untuk 1 hektarnya diperlukan sebanyak 500 - 600 Kg.


Semprotkan kembali MaxiGrow tambak secara merata kepermukaan lahan. Tahap ini diperlukan 2 liter MaxiGrow. Biarkan selama 3 hari,berikan pupuk pada lahan,untuk 1 hektar diperlukan Urea sebanyak 100Kg,SP36 60 Kg dan KCL sebanyak 40 Kg. Diamkan selama 2 hari.

Budidaya udang windu dengan MaxiGrow
Udang Windu MaxiGrow


PENGISIAN AIR

Dilakukan secara bertahap,setelah sampai dengan ketinggian kurang lebih 60 cm,berikan MaxiGrow (telah dicampur dengan air) sebanyak 2 liter per hektarnya. Diamkan selama 4 hari. Benur atau bibit udang dapat dimasukan kedalam tambak.

PEMELIHARAAN
  • Umur 0 - 6  Minggu berikan MaxiGrow satu minggu sekali sebanyak 2 liter tiap hektarnya. Tahap ini diperlukan 12 liter MaxiGrow.
  • Umur diatas 6 Minggu - 12 Minggu (3 bulan berikan MaxiGrow setiap 2 hari sekali sebanyak 2 liter. Tahap ini diperlukan 44 liter MaxiGrow.
  • Pakan udang tetap diberikan sesuai dengan kebutuhan (hasil akan lebih optimal,ketinggian air harus selalu dijaga.
usaha bersama budidaya udang windu
Panen Udang Windu MaxiGrow


KEUNTUNGAN PADA TAMBAK
  • Pertumbuhan udang/ikan lebih cepat
  • Meningkatkan daya tahan udang/ikan terhadap penyakit
  • Produktifitas tembak meningkat
Pembenihan : Berikan MaxiGrow pada kolam secara merata sebanyak 2 liter tiap satu hektar.

Pendederan : Berikan MaxiGrow setiap 15 hari sekali pada kolam secara merata sebanyak 2 liter tiap satu hektar. Dianjurkan menambah supplemen pada pakan,agar pertumbuhan ikan menjadi lebih baik.

Aplikasi MaxiGrow Pada Belut

Alhamdulillah setelah vakum beberapa bulan,saya kembali menulis dan menyajikan informasi yang mudah-mudahan ada manfaatnya bagi pembaca khususnya aplikasi MaxiGrow.
MaxiGrow ini produk luar biasa,maka penggunaannya harus diketahui dengan pasti bukan asal katanya-katanya.

Pada postingan sebelumya saya sudah bahas dengan jelas tentang "aplikasi MaxiGrow pada Kopi" Semoga bermanfaat khususnya bagi petani kopi,dan pada kesempatan yang berbahagia ini saya akan share aplikasi MaxiGrow pada Belut.

Belut adalah sejenis ikan yang hidup di air. di bagian kulitnya terdapat alat untuk bernapas sehingga pada saat berada dilumpur,belut masih bisa tetap hidup dan bernapas. Dipasaran harga belut per kilo nya cukup menjanjikan maka ini adalah peluang. Dengan MaxiGrow kita bisa mewujudkan peluang itu.

Budidaya Belut dengan MaxiGrow sangat dianjurkan karena fungsi utama MaxiGrow sendiri dapat mempercepat fermentasi media tanam dan juga sebagai mikrostarter yang berguna untuk memicu tumbuhnya jasad renik/plankton  sebagai  makanan alami dari Belut.

Agen MaxiGrow
Foto ilustrasi dari petani MaxiGrow di Palembang


Ada 2 (dua) tahapan pemberian MaxiGrow untuk kolam pembesaran (25 m2 dengan kedalaman 1 meter) :

Saat pembuatan media pemeliharaan (diperlukan 1 liter air)

Bahan-bahan :

  • Lumpur kolam yang sudah dikeringkan
  • Pupuk kandang
  • Pupuk kompos (sekam padi atau daun-daun yang sudah dibusukan)
  • Jerami padi
  • Cacahan batang pisang.
Cara pakai :

MaxiGrow dilarutkan terlebih dahulu dengan air dengan perbandingan 1 : 10, kemudian sebarkan pada media tanam secara merata (disarankan menggunakan spray)

Cara pembuatan media
  • Lapisan 1 (paling bawah) diisi dengan lumpur dengan ketebalan 20 cm
  • Lapisan 2 pupuk kandang dengan ketebalan 5 cm,kemudian semprotkan MaxiGrow dosis 1/2 liter.
  • Lapisan 3 berupa tanah atau lumpur setebal 10 cm
  • Lapisan 4 kompos dengan ketebalan 5 cm,kemudian semprotkan MaxiGrow dengan dosis 1/4 liter
  • Lapisan 5 tanah atau lumpur dengan ketebalan 15 cm
  • Lapisan 6 tanah atau lumpur dengan ketebalan 20 cm. Biarkan lapisan-lapisan tersebut selama kurang lebih 7 hari agar proses permentasi berjalan sempurna.
  • Lapisan 7 (paling atas) berupa air dengan ketinggian 10-15 cm. Kemudian ditaburi cacahan batang pisang. Kemudian biarkan sampai media matang (lebih kurang 2 s.d 3 Bulan),air yang terdapat dikolam dibuang,agar limbah sisa fermentasi tersebut terbuang keluar,kemudian ganti dengan air yang baru dengan ketinggian lebih kurang 3 cm,sampai dengan tahap ini bibit belum siap untuk dimasukan ke kolam
Saat pemeliharaan (diperlukan 1-2 liter MaxiGrow)

Selanjutnya masa pemeliharaan kolam pembesaran,berikan MaxiGrow pada permukaan air secara merata setiap 2 Minggu sekali sampai menjelang panen.

Untuk kebutuhan MaxiGrow
Silahkan hubungi : Yana Subagja
Call/WA : 0822-1396-0564

Aplikasi MaxiGrow Pada Kopi

Aplikasi MaxiGrow Pada Kopi - Untuk pemesanan dan pendaftaran MaxiGrow silahkan Hubungi Yana Subagja Tlp. 085715813629 (Agen dan Pendaftaran MaxiGrow Tangerang).

cara pemakaian MaxiGrow pada kopi


Kopi tumbuh pada daerah dengan ketinggian 800-1500 diatas permukaan laut, curah hujan 1250-3000 mm,suhu 18°-25°, kedalaman solum tanah minimal 30 cm,kelembaban udara 70-80%,kemiringan 0-40°,pH tanah 5,5-6,5.

Baca Juga : Aplikasi MaxiGrow pada Mina Padi



PEMUPUKAN SAAT PEMBIBITAN

  • Semprot media tanam dengan MaxiGrow sebelum dipakai untuk pembibitan.
  • Siramkan larutan MaxiGrow secara merata pada setiap media tanam,ketika berumur 10 Hari (1 liter MaxiGrow dicampur dengan 100 liter s.d 150 liter air,cukup untuk 300 s.d 400 polybag besar)
  • Selanjutnya lakukan pemupukan MaxiGrow setiap bulan sekali sampai penanaman.
PEMUPUKAN SAAT PENANAMAN DAN MASA BELUM PRODUKTIF
  • Sebelumnya tanah diolah,dibuat lubang tanam dan diberi pupuk kandang.
  • Tiap hari sebelum penanaman,siram lahan/area tanam secara merata dengan larutan MaxiGrow. Dibutuhkan 2 s.d 3 liter MaxiGrow dicampur dengan 100 s.d 200 liter air per hektar.
  • Selanjutnya lakukan pemupukan MaxiGrow setiap 2 s.d 3 bulan sekali sampai usia 16 bulan.
PEMBERIAN PUPUK SAAT KOPI SUDAH MULAI PRODUKTIF
  • Dibutuhkan 6 s.d 12 liter pupuk MaxiGrow setiap tahun.
  • Lakukan pemupukan 3 s.d 4 Bulan sekali,dengan menggunakan 2 s.d 3 liter MaxiGrow setiap aplikasi.
  • Encerkan 2 s.d 3 liter MaxiGrow dengan 100 s.d 200 liter air.
  • Untuk efektifitas pemupukan,buat 4 lubang (4 arah mata angin) dengan kedalaman 20 cm dengan diameter 5 cm.
  • Jarak lubang tersebut dari batang pohon adalah 1/2 tajuk (setengah jarak ujung daun terluar dan batang pohon),atau kurang lebih 1,5 meter.
  • Tuangkan pada setiap lubang 250 ml larutan MaxiGrow.
  • Pupuk kimia diberikan sesuai dengan anjuran/rekomendasi setempat,tetapi selalu diatur agar aplikasi pupuk kimia dilakukan setelah pemupukan MaxiGrow.

Aplikasi MaxiGrow Pada Mina Padi

Aplikasi MaxiGrow pada mina padi - Jual pupuk cair MaxiGrow dan menerima pendaftaran menjadi anggota dari PT.MAKSIPLUS INDONESIA. Hubungi : Yana Subagja Tlp/WA : 082213960564

Aplikasi MaxiGrow pada mina padi


System mina padi adalah cara memelihara ikan disela-sela tanaman padi. Jenis ikan yang dapat dipelihara pada system tersebut adalah ikan Mas,Nila,Mujair,Karper,Tawes dll.


Ikan Nila merupakan jenis ikan yang paling baik dipelihara disawah,karena ikan Nila tersebut dapat tumbuh dengan baik meskipun di air yang dangkal,serta lebih tahan terhadap sinar Matahari.

Agar pertumbuhan tanaman padi tidak terganggu,pemeliharaan ikan disawah harus disesuaikan dengan system pengairan yang ada,sehingga produksi padi tidak terganggu. Sawah yang sesuai untuk mina padi adalah sawah yang berpengairan teknis maupun setengah teknis. Usaha mina padi selain merupakan usaha yang menguntungkan,juga dapat meningkatkan pendapatan petani,serta membantu program pemerintah dalam usaha memenuhi gizi keluarga.

Selain itu, keuntungan yang didapat pada system mina padi ini diantaranya : Mengurangi hama penyakit pada tanaman padi,lahan sawah menjadi subur dengan adanya kotoran ikan yang mengandung berbagai unsur hara,mengurangi penggunaan pupuk,ikan dapat juga membatasi tumbuhnya tanaman lain yang bersifat kompetitor (pesaing) dengan padi dalam pemanfaatan unsur hara,mengurangi biaya penyiangan tanaman liar.

Mina padi termasuk dalam system pertanaman campuran,dipandang dari kacamata agronomi.
Aplikasi MaxiGrow pada mina padi dengan luas lahan 1 Ha adalah sbb :
  • Aplikasi I pada saat pengolahan tanah,dengan dosis 2 liter MaxiGrow
  • Aplikasi II 15 hari setelah tanam/tebar dengan dosis 2 liter MaxiGrow
  • Aplikasi III 45 hari setelah tanam/tebar dengan dosis 2 liter MaxiGrow
Untuk hasil yang lebih optimal semprotkan MasiGrow pada pakan. Dengan ketentuan setiap 100 Kg pemberian pakan disemprot MaxiGrow dengan dosis 10 tutup MaxiGrow dicampur 15 liter air. Aduk secara merata,diamkan 10 menit baru kemudian semprotkan pada pakan.

Aplikasi MaxiGrow Pada Padi

Aplikasi MaxiGrow pada Padi - Padi dapat tumbuh  pada ketinggian 0 - 1.500 m dengan temperatur 19-27 derajat celcius, memerlukan sinar matahari penuh tanpa halangan.



Baca juga artikel Kami sebelumnya tentang aplikasi MaxiGrow pada kacang tanah. yang mengupas tuntas aplikasi MaxiGrow pada kacang tanah dari awal sampai akhir.

Kembali ke pembahasan padi MaxiGrow.

Selain sinar Matahari langsung tanpa aling-aling (istilah urang Sunda mah),Angin juga berpengaruh pada proses penyerbukan dan pembuahan . Padi membutuhkan tanah lumpur yang subur dengan ketebalan 18 - 22 cm dn pH tanah 4 - 7.

Step by step aplikasi MaxiGrow pada padi
  • Pemberian MaxiGrow ke-1 (3 hari sebelum tanam)
    Setelah tanah diolah atau dibajak,sawah dalam keadaan sedikit air,berikan larutan MaxiGrow (2 s.d 3 liter MaxiGrow dengan air maksimal 100 liter) pada lahan secara merata. Tahap ini dibutuhkan 2 s.d 3 liter MaxiGrow per hektar dan biarkan selama 3 hari kemudian siap untuk ditanam.
  • Pemberian pupuk kimia (45 hari setelah tanam)
    Buat campuran pupuk kimia yang terdiri dari Urea 80 Kg, TSP/SP-36 25Kg dan KCL 50Kg,aduk sampai rata kemudian tebarkan secara merata pada lahan 1 hektar.
  • Pemberian MaxiGrow yang terakhir (saat bunting akan keluar malai).
    Sawah dalam keadaan sedikit air,berikan larutan MaxiGrow (3 s.d 4 liter MaxiGrow dengan 100 liter s.d 150 liter air) pada lahan secara merata. Tahap ini dibutuhkan 3 s.d 4 liter MaxiGrow per hektar.
    Dikarenakan tanaman padi sudah lebat maka usahakan spuyer semprotan dibuka lebih besar agar larutan MaxiGrow bisa sampai jatuh ke tanah.
Petani MaxiGrow di Pesantren  Nurul Wasilah
Kp.Mekar Wangi Ds/Kc.Tanggeung - Cianjur Selatan

Foto-foto dibawah ini adalah panen kedua menggunakan MaxiGrow dan Alhamdulillah meningkat hingga 60%. Padi yang dihasilkan merupakan padi organik yang aman untuk dikonsumsi terbebas dari pupuk kimia berbahaya.
Lokasi persawahan Bapak Ruli Nugraha Alamat Kp.Bojongkadu Ds.Batulawang,Kc.Cibinong - Cianjur Selatan.


aplikasi maxigrow pada padi di cianjur selatan


Untuk Pemesanan MaxiGrow Tangerang bisa menghubungi Yana Subagja Tlp/WA : 

082213960564