Aplikasi MaxiGrow pada pohon Karet

Aplikasi MaxiGrow pada Karet - Tempat dan kondisi yang ideal bagi pertumbuhan tanaman karet adalah daerah dengan ketinggian 200 m,memiliki curah hujan 1.500 - 2.000 mm/Tahun,suhu udara berkisar 24-28 derajat celcius dan mendapatkan sinar matahari 5 - 7 Jam/Hari dengan struktur tanah yang dapat meneruskan air,tidak berpadas pH antara 5 - 6.

Aplikasi MaxiGrow pada tanaman karet :
Saat tanam (15 HST - Hari Setelah Tanam)

  • Berikan larutan MaxiGrow (1 liter MaxiGrow : air max 100 liter) pada tanaman sebanyak kurang lebih 0,5 s.d 1 liter disekitaran pangkal batang. Pada tahap ini kebutuhan MaxiGrow sebanyak 3 liter per hektar.
  • Setelah pemberian MaxiGrow,berikan pupuk kimia majemuk N-P-K (14-14-14 atau 12-24-12) dengan dosis 50 Gram per pohon
Tanaman belum menghasilkan
  • Berikan larutan MaxiGrow (1 liter MaxiGrow : air max 100 liter) berikan pada sekitar pangkal batang,sebanyak kurang lebih 1 s.d 2 liter. Ulangi setiap 3 s.d 4 bulan sekali,sampai tanaman dapat disadap. Pada tahap ini MaxiGrow yang dibutuhkan sebanyak 8 liter per hektar per tahun atau satu kali aplikasi 2 liter MaxiGrow per hektar.
  • Setelah pemberian MaxiGrow,berikan pupuk kimia majemuk (14-14-14 atau 12-24-12) dengan dosis 150 gram per pohon. Ulangi setiap 6 bulan sekali (sekali diawal musim hujan dan sekali di akhir musim hujan).
Tanaman sudah menghasilkan
  • Berikan larutan MaxiGrow (1 liter MaxiGrow : air max 100 liter) pada sekitaran pangkal batang,sebanyak kurang lebih 1 - 2 liter. Ulangi setiap 3 s.d 4 bulan sekali. Pada tahap ini MaxiGrow yang dibutuhkan sebanyak 12 liter per hektar per tahun atau satu kali aplikasi membutuhkan 3 s.d 4 liter MaxiGrow per hektar.
  • 4 Hari setelah pemberian MaxiGrow,berikan pupuk kimia majemuk N-P-K (14-14-14 atau 12-24-12) sebanyak kurang lebih 300 gram per pohon. Ulangi setiap 6 bulan sekali (sekali diawal musim hujan dan sekali di akhir musim hujan).
Fakta menakjubkan

Di Lampung,getah pohon karet produktif setelah menggunakan pupuk hayati naik sampai dua kali lipat. Di Kalimantan,pohon karet yang sudah tidak produktif kembali produktif setelah diberi pupuk hayati MaxiGrow.

Raih manfaaatnya yang luar biasa atau dapatkan keuntungan ganda dengan menjadi agen cek DISINI

MaxiGrow Untuk Perikanan

Aplikasi Maxigrow - MaxiGrow untuk perikanan mengandung microorganisme yang menguntungkan pada budidaya perikanan. Mikro Organisme tersebut bekerja sangat efektif pada dasar tambak/kolam ataupun diperairan. MaxiGrow untuk perikanan adalah teknology probiotik khusus untuk tambak,setelah melalui proses yang cukup panjang dan telah teruji dibeberapa lokasi tambak menunjukan hasil yang sangat memuaskan.

Manfaat MaxiGrow untuk perikanan :

  • Meningkatkan dan menjaga mutu air tambak/kolam
  • Menekan perkembangan bakteri pathogen didalam tanah dan air tambak/kolam
  • Meningkatkan kekebalan dan kesehatan udang/ikan terhadap hama penyakit
  • Meningkatkan produktifitas tambak/kolam
  • Meningkatkan mutu dan jumlah plankton pada air tambak/kolam
  • Meningkatkan kualitas dan kuantitas udang/kolam
  • Panen relativ lebih cepat
  • Menekan potensi pencemaran pada lingkungan tambak/kolam
Aturan pakai MaxiGrow untuk perikanan :
  • Jangan dicampur dengan bahan kimia dan antibiotik
  • MaxiGrow penggunaan eksternal (diberikan pada tanah saat pengolahan lahan,dan pada air saat masa pemeliharaan)
  • Probiotik dalam kondisi baik apabila masih beraroma wangi,apabila berbau busuk, JANGAN DIGUNAKAN !!!
  • Diencerkan dengan air (JANGAN air ber-KAPORIT !!!

Aplikasi MaxiGrow pada tambak Udang Windu & Bandeng

Aplikasi MaxiGrow pada tambak Udang windu dan ikan Bandeng.

PENGOLAHAN LAHAN TAMBAK

Sebelum tanah dibalik,semprotkan MxiGrow (telah dicampur dengan air) pada lahan secara merata. Tahap ini diperlukan 2 liter MaxiGrow tiap hektarnya. Kemudian balik tanah dengan cara dibajak atau dicangkul,biarkan sampai mengering,apabila tidak mungkin untuk dikeringkan maka tebarkan dolomite halus. Untuk 1 hektarnya diperlukan sebanyak 500 - 600 Kg.


Semprotkan kembali MaxiGrow tambak secara merata kepermukaan lahan. Tahap ini diperlukan 2 liter MaxiGrow. Biarkan selama 3 hari,berikan pupuk pada lahan,untuk 1 hektar diperlukan Urea sebanyak 100Kg,SP36 60 Kg dan KCL sebanyak 40 Kg. Diamkan selama 2 hari.

Budidaya udang windu dengan MaxiGrow
Udang Windu MaxiGrow


PENGISIAN AIR

Dilakukan secara bertahap,setelah sampai dengan ketinggian kurang lebih 60 cm,berikan MaxiGrow (telah dicampur dengan air) sebanyak 2 liter per hektarnya. Diamkan selama 4 hari. Benur atau bibit udang dapat dimasukan kedalam tambak.

PEMELIHARAAN
  • Umur 0 - 6  Minggu berikan MaxiGrow satu minggu sekali sebanyak 2 liter tiap hektarnya. Tahap ini diperlukan 12 liter MaxiGrow.
  • Umur diatas 6 Minggu - 12 Minggu (3 bulan berikan MaxiGrow setiap 2 hari sekali sebanyak 2 liter. Tahap ini diperlukan 44 liter MaxiGrow.
  • Pakan udang tetap diberikan sesuai dengan kebutuhan (hasil akan lebih optimal,ketinggian air harus selalu dijaga.
usaha bersama budidaya udang windu
Panen Udang Windu MaxiGrow


KEUNTUNGAN PADA TAMBAK
  • Pertumbuhan udang/ikan lebih cepat
  • Meningkatkan daya tahan udang/ikan terhadap penyakit
  • Produktifitas tembak meningkat
Pembenihan : Berikan MaxiGrow pada kolam secara merata sebanyak 2 liter tiap satu hektar.

Pendederan : Berikan MaxiGrow setiap 15 hari sekali pada kolam secara merata sebanyak 2 liter tiap satu hektar. Dianjurkan menambah supplemen pada pakan,agar pertumbuhan ikan menjadi lebih baik.

Aplikasi MaxiGrow Pada Belut

Alhamdulillah setelah vakum beberapa bulan,saya kembali menulis dan menyajikan informasi yang mudah-mudahan ada manfaatnya bagi pembaca khususnya aplikasi MaxiGrow.
MaxiGrow ini produk luar biasa,maka penggunaannya harus diketahui dengan pasti bukan asal katanya-katanya.

Pada postingan sebelumya saya sudah bahas dengan jelas tentang "aplikasi MaxiGrow pada Kopi" Semoga bermanfaat khususnya bagi petani kopi,dan pada kesempatan yang berbahagia ini saya akan share aplikasi MaxiGrow pada Belut.

Belut adalah sejenis ikan yang hidup di air. di bagian kulitnya terdapat alat untuk bernapas sehingga pada saat berada dilumpur,belut masih bisa tetap hidup dan bernapas. Dipasaran harga belut per kilo nya cukup menjanjikan maka ini adalah peluang. Dengan MaxiGrow kita bisa mewujudkan peluang itu.

Budidaya Belut dengan MaxiGrow sangat dianjurkan karena fungsi utama MaxiGrow sendiri dapat mempercepat fermentasi media tanam dan juga sebagai mikrostarter yang berguna untuk memicu tumbuhnya jasad renik/plankton  sebagai  makanan alami dari Belut.

Agen MaxiGrow
Foto ilustrasi dari petani MaxiGrow di Palembang


Ada 2 (dua) tahapan pemberian MaxiGrow untuk kolam pembesaran (25 m2 dengan kedalaman 1 meter) :

Saat pembuatan media pemeliharaan (diperlukan 1 liter air)

Bahan-bahan :

  • Lumpur kolam yang sudah dikeringkan
  • Pupuk kandang
  • Pupuk kompos (sekam padi atau daun-daun yang sudah dibusukan)
  • Jerami padi
  • Cacahan batang pisang.
Cara pakai :

MaxiGrow dilarutkan terlebih dahulu dengan air dengan perbandingan 1 : 10, kemudian sebarkan pada media tanam secara merata (disarankan menggunakan spray)

Cara pembuatan media
  • Lapisan 1 (paling bawah) diisi dengan lumpur dengan ketebalan 20 cm
  • Lapisan 2 pupuk kandang dengan ketebalan 5 cm,kemudian semprotkan MaxiGrow dosis 1/2 liter.
  • Lapisan 3 berupa tanah atau lumpur setebal 10 cm
  • Lapisan 4 kompos dengan ketebalan 5 cm,kemudian semprotkan MaxiGrow dengan dosis 1/4 liter
  • Lapisan 5 tanah atau lumpur dengan ketebalan 15 cm
  • Lapisan 6 tanah atau lumpur dengan ketebalan 20 cm. Biarkan lapisan-lapisan tersebut selama kurang lebih 7 hari agar proses permentasi berjalan sempurna.
  • Lapisan 7 (paling atas) berupa air dengan ketinggian 10-15 cm. Kemudian ditaburi cacahan batang pisang. Kemudian biarkan sampai media matang (lebih kurang 2 s.d 3 Bulan),air yang terdapat dikolam dibuang,agar limbah sisa fermentasi tersebut terbuang keluar,kemudian ganti dengan air yang baru dengan ketinggian lebih kurang 3 cm,sampai dengan tahap ini bibit belum siap untuk dimasukan ke kolam
Saat pemeliharaan (diperlukan 1-2 liter MaxiGrow)

Selanjutnya masa pemeliharaan kolam pembesaran,berikan MaxiGrow pada permukaan air secara merata setiap 2 Minggu sekali sampai menjelang panen.

Untuk kebutuhan MaxiGrow
Silahkan hubungi : Yana Subagja
Call/WA : 0822-1396-0564

Aplikasi MaxiGrow Pada Kopi

Aplikasi MaxiGrow Pada Kopi - Untuk pemesanan dan pendaftaran MaxiGrow silahkan Hubungi Yana Subagja Tlp. 085715813629 (Agen dan Pendaftaran MaxiGrow Tangerang).

cara pemakaian MaxiGrow pada kopi


Kopi tumbuh pada daerah dengan ketinggian 800-1500 diatas permukaan laut, curah hujan 1250-3000 mm,suhu 18°-25°, kedalaman solum tanah minimal 30 cm,kelembaban udara 70-80%,kemiringan 0-40°,pH tanah 5,5-6,5.

Baca Juga : Aplikasi MaxiGrow pada Mina Padi



PEMUPUKAN SAAT PEMBIBITAN

  • Semprot media tanam dengan MaxiGrow sebelum dipakai untuk pembibitan.
  • Siramkan larutan MaxiGrow secara merata pada setiap media tanam,ketika berumur 10 Hari (1 liter MaxiGrow dicampur dengan 100 liter s.d 150 liter air,cukup untuk 300 s.d 400 polybag besar)
  • Selanjutnya lakukan pemupukan MaxiGrow setiap bulan sekali sampai penanaman.
PEMUPUKAN SAAT PENANAMAN DAN MASA BELUM PRODUKTIF
  • Sebelumnya tanah diolah,dibuat lubang tanam dan diberi pupuk kandang.
  • Tiap hari sebelum penanaman,siram lahan/area tanam secara merata dengan larutan MaxiGrow. Dibutuhkan 2 s.d 3 liter MaxiGrow dicampur dengan 100 s.d 200 liter air per hektar.
  • Selanjutnya lakukan pemupukan MaxiGrow setiap 2 s.d 3 bulan sekali sampai usia 16 bulan.
PEMBERIAN PUPUK SAAT KOPI SUDAH MULAI PRODUKTIF
  • Dibutuhkan 6 s.d 12 liter pupuk MaxiGrow setiap tahun.
  • Lakukan pemupukan 3 s.d 4 Bulan sekali,dengan menggunakan 2 s.d 3 liter MaxiGrow setiap aplikasi.
  • Encerkan 2 s.d 3 liter MaxiGrow dengan 100 s.d 200 liter air.
  • Untuk efektifitas pemupukan,buat 4 lubang (4 arah mata angin) dengan kedalaman 20 cm dengan diameter 5 cm.
  • Jarak lubang tersebut dari batang pohon adalah 1/2 tajuk (setengah jarak ujung daun terluar dan batang pohon),atau kurang lebih 1,5 meter.
  • Tuangkan pada setiap lubang 250 ml larutan MaxiGrow.
  • Pupuk kimia diberikan sesuai dengan anjuran/rekomendasi setempat,tetapi selalu diatur agar aplikasi pupuk kimia dilakukan setelah pemupukan MaxiGrow.